Tuesday, September 07, 2010

dilema antara dokter dewi dan kmc

...


saya dan deni sebenarnya berencana melahirkan di RS Puri Cinere, karena alasan kedekatan dengan orang tua, dan tempat tinggal kami. dan karena menurut teman saya Amanda biaya-nya cukup terjangkau, tidak konyol-lah menurut kami. kalau demi alasan nostalgila sih, mestinya RSB Asih, saya dan 2 adik saya lahir disana, tapi melihat letak dan fasilitas Asih sekarang, agak kurang selera, kecuali ngambil kamar VIP keatas. saya sebenernya sudah sedikit naksir sama Kemang Medical Care yang terletak di jalan ampera, kalau masalah jarak, berimbang sejajar dengan tempat tinggal kami di cilandak.

tapi ketika periksa kehamilan pertama, saya memilih dr. Dewi Prabarini, sebenarnya teman saya menyarankan dr. Aswin. tapi saya kurang nyaman dengan dokter laki-laki, (untungnya saya pilih dokter wanita, karena kalau tau periksa pertama langsung USG transV, bisa stress saya sama dokter laki-laki), maka saya pilih dr. Dewi. pertama ketemu saya sudah suka sekali dengan si dokter, yang suka menyelipkan kata Bismilah, anugrah dari Allah, dan kata kata dr Dewi yang sering menenangkan, bahkan ketika saya punya sedikit masalah. bahkan ketika omongannya agak pribadi, dia berhasil membuat saya dan deni tertawa malu-malu, tanpa merasa tersinggung atau amatir. si dokter pun tau karakter saya, yang suka tegang, dan merayu saya supaya santai sedikit dan tidak banyak khawatir. daripada dokter sikap nya justru lebih seperti kakak perempuan.

satu saja masalah si dokter, pasiennya banyak, menunggu dia bisa menghabiskan waktu setengah hari sendiri. pernah saking penuhnya, sampai sana saya tidak dapet nomer lagi, karena cuman kontrol saya coba dokter wanita lainnya, dr. Dewi Ratih, saya kurang nyaman dengan dokter ini, agak lebih kaku dan kesannya ragu-ragu, jadi saya jauh lebih tegang sama dokter ini. bulan bulan selanjutnya saya setia sama dr. Dewi Prabarini saja.

lalu, seiring masa kehamilan, saya sering baca baca forum ibu. banyak yang merekomendasi KMC, karena pro ASI dan IMD-nya, juga karena.. hihihi.. rumah bersalin ini cantik.. karena masih baru dan mungil. harga-nya pun bersaing. teman smp saya Nurita, yang beda hanya 2 minggu masa kehamilannya bercerita kalau dia berencana melahirkan di kmc. saya sebenarnya tertarik ikutan senam hamilnya saja, karena katanya hanya 8 orang, sehingga lebih fokus bidannya ke calon ibu.

pekan kemarin, saya dan deni berkunjung kesana, untuk bertanya dan daftar kelas senam. waaaah... kami naksir berat, semua karyawannya dari satpam di depan sampai pegawai didalam ramah semua. padahal kami berdua kan boncengan motor, parkiran motor pun bagus :D soalnya selama ini parkir motor selalu terasa seperti warga kelas 2. lalu kami pun tanya-tanya, biaya senam hamil dan persalinan. ternyata benar harganya bagus, harganya beda tipis dengan RS Puri Cinere, padahal kalau liat fasilitasnya saya pikir harganya akan seperti RSPI atau Brawijaya Women and Children Hospital.

menurut deni KMC jadi option yang lebih menyenangkan, dan lebih nyaman melahirkan daripada Puri Cinere, tapi dia terserah saya, yang buat saya lebih nyaman itu yang mana. tapi kami belum pernah periksa sama sekali sama dokter di KMC, setahu saya yang bagus itu dr. Achmad Mediana, sahabat saya Aya, melahirkan dibantu dokter ini di RS Gandaria. tapi saya sudah mantap mau melahirkan dengan dokter wanita. kalu saya baca baca lagi ternyata dokter wanita yang bagus di KMC itu Dr. Shirley. saya bingung, karena saya sudah jatuh cinta sama Dr. Dewi, tapi sepertinya KMC menggoda sekali... :( gimana yaaa...

picture taken from here

1 comment:

  1. Cari dokter yg cocok lebih susah ketimbang cari RS yg cocok :D Hehehe..

    ReplyDelete