Wednesday, October 04, 2017

its been 10..



happy birthday iphone..
kalo liat video ini, masih berasa banget waktu pertama kali nonton... trus pegang, dan ngalamin iphone.. tapi ngeliat iphone x sekarang, sedih, kasian ama steve. udah pasti design iphone x ga bakalan approve sama steve dengan model poni gitu.. gapapa sih iphone masih ngarep kamu nanti bakal lebih epic bikin handphone daripada yang sekarang, yang sekarang ga bikin kepingin, mungkin iphone 12 kali?

*dan sangatlah cool ketika nonton ini steve jobs sesama penyuka the office #nerdingsohard

Thursday, August 03, 2017

sali masuk SD!


alhamdulillah.. sali udah masuk SD. udah jalan hampir 2 minggu.. sejauh ini saya seneng banget, apa yang saya harapkan dari sekolah dan sikap sali di sekolah bikin saya overjoy lebay.

saya soalnya orangnya gitu. ada hard to explain things yang kita (saya dan deni) mau soal perkembangan sali, dan ketika ada pihak luar yang mendukung, kita jadi ngerasa ga aneh. saya dan deni emang dari dulu ga ngejer material things, dan image yang penting di mata orang. begitu juga dengan pendidikan sali. kita ga liat fasilitas, atau gengsi, apalagi soal anak mesti sholehah (trus kalo ga sholehah ga baik gitu). makanya essential banget bagi kita berdua ketika sekolah mendukung hal hal yang menurut kami penting.

karena dari umur segini anak tuh mesti tau dan dibiasakan soal moral tentang materi dan image. sehingga nanti besarnya dia ga jadi pribadi yang self centered dan mengukur diri dengan materi, jabatan, dan image orang tentang dia. mau jadi ibu rumah tangga atau ibu pekerja, ga ada yang bakal bikin dia galau dan mesti buktiin dia siapa supaya dia merasa penting. kami mau dia secure dengan dirinya sendiri. apa pun keputusan yang dia bikin.

eniwei, kayak apa sih langkah langkah yang diambil sekolah yang bikin kami berdua seneng banget. di sekolah sali ga ada nilai, adanya 1 senyum dan 2 senyum, nilai asli anak disimpan guru untuk penilaian nanti, sehingga ga ada peluang buat pamer dia lebih pintar. di sekolah sali ga bawa alat tulis dan buku sendiri, semua disediakan sekolah, jadi ga ada peluang buat pamer stationary, dan yang dibawa ke sekolah ga berat berat. isi tas sekolah sali cuman baju ganti, botol minum, snack, dan makan siang. bawa folder untuk membawa pulang LK dan buku komunikasi.

seminggu sebelum sekolah, kami diberi PR, untuk anak menyiapkan sendiri setiap malam apa yang mau dia bawa ke sekolah, juga soal bangun pagi, mandi sendiri, pakai baju sendiri. karena sekolah sadar, perubahan jadwal buat anak adaptasi gak mungkin cuman sehari. ga pernah saya ketemu sama sekolahan yang segitu pedulinya sama persiapan mental anak. :)

di kelas seimbang 12 laki laki dan 12 perempuan. hari orientasi pertama mereka ditukar tukar beberapa kelompok dengan kelas lain, jadi mereka mengenal teman lain di luar teman sekelasnya. di kelas sali dibagi 4 meja, tiap meja berenam. kalau nanti guru mulai melihat ada anak yang terlalu dekat dengan anak lain bangku akan ditukar,  jika mereka ternyata tetap dekat walau beda bangku, kelas 2 mereka akan dipisah. karena sekolah ga mau ada geng-geng-an. aduh saya seneng banget sekolah sadar akan adanya masalah ini.

sali sendiri udah mengalami dinamika pertemanan biar juga baru hitungan hari. hari kedua dia bilang dia udah punya sahabat, lalu hari ketiga udah ga jadi sahabat dia lagi, karena temennya milih temen lain.. hihihi, hari keempat dia mau ikutan main tak jongkok sama "bekas sahabat"nya itu, ga boleh, akhirnya sali dan 2 anak lain yang ga boleh ikutan main memilih main bertiga. sali bilang "kita bikin mainan lain yuk tak sepatu jongkok" akhirnya mereka seru main bertiga, yang dua orang "bekas sahabat" mau ikutan main. sali bilang "ga boleh, soalnya tadi kau ga ngebolehin kita ikutan main." akhirnya kedua anak tadi minta maaf. :D

namanya anak-anak yang nama pilih pilih teman pasti ada, temen yang dikejer pasti ada.. saya mastiin aja, itu ga penting, yang penting berbuat baik sama semua. saya seneng apa yang kita tanamkan buat sali berbekas, dia merasa tetap punya value biar juga direject, ternyata dia bisa kasih solusi dan ga baper kelamaan.

saya dan deni ga pernah maksa dia secara akademis, harus pintar baca, nulis atau ngaji... setiap pagi pesan saya cuman ini... "have fun learning and make friends with everyone sali.."


Monday, April 24, 2017

Sali's first audition


di tempat sali les nari, ada tim elite yang akan dilatih khusus untuk kompetisi, alias jagoannya lah, nama G.O (Game On) dan untuk yang usia SD ada Lil G.O. dari pertama masuk Gigi Art of Dance, sali udah mulai mengidolakan kakak kakak G.O dan Lil G.O. mulai stalking di youtube dan instagram, dengan bantuain ibuk :D

beberapa kali sali juga liat performance kakak kakak ini live di panggung. ada juga idolanya sali, allegra tianna yang tahun lalu sempat jadi iklannnya NET. 3.0, nari bareng miss ufa, guru di Gigi juga. jadi suatu hari abis les, gurunya sali, miss suzy, menginfokan kalau 2 minggu lagi ada audisi G.O, kalau tertarik siapkan koreografi 1 menit, boleh cari sendiri boleh yang sudah diajarkan gurunya. miss suzy menambahkan "if she didn't make it, it'll still be a good experience for her to be in an audition."

sali pun mendengar itu langsung excited, seminggu sebelum audisi dia udah milih koreo yang mau dia bawain. dia milih koreografi 1 million dance yang dia afal karena liat tiap hari, dan hampir tiap malem latihan. biasanya kalo saya pulang kantor langsung bilang "ibu aku mau practice." dan meminta saya setel videonya. saya juga ga nyangka sih, dia seniat itu.

hari H audisi, dia udah siapin baju yang dia mau pake, paginya jam 9.30 dia emang ada les. sali naik level 2 setelah bulan lalu lulus tes exam. jadi dari kids hip hop level 1 yang 11.30 dia jadi kids hip hop level 2 jam 9.30. setelah les selesai jam 11,30, kami makan dulu ke McD dekat tempat les, karena audisi masih jam 2. waktu jam setengah 2, sali udah mulai heboh, "ibu ayo kita jalan kesana, nanti kita ketinggalan." akhirnya kami pun jalana ke Gigi, sampai di sana sali liat saingan saingannya kakak kakak yang udah jauh lebih besar dari dia, siap kostum, make up. dan lagi pada nungguin di lobby. sali mulai jiper. "ibu kok temen temen aku ga ada?" "belom pada dateng kali sal, tunggu jam 2 nanti juga dateng." "aku ga jadi ah bu, aku nonton aja." saya pun ga mau maksa, kalo dia ga mood, yah udah lain kali aja ikutan audisi, kali ini liat aja.

ternyata bener jam 2, temen temen sekelasnya pada dateng, tapi mereka emang yang pada lebih tua dari sali, adiba, gabby, joan, maura, jemima, sekelas sali, tapi sudah kelas 4 SD. sedangkan sali SD juga belom. melihat ada temen temennya sali langsung mau ikut, dan daftar sama abah. waktu daftar dia liat ada kakak allegra, sali langsung ragu lagi. "ibu kakak alle ikutan audisi?" untungnya kakak yang urusin registrasi langsung ketawa bilang "engga, kakak alle hari ini jadi MC." sali pun ga jadi mundur.


waktu diminta daftarin lagu, "sali ragu lagi, ibu aku mau pake dancenya miss suzy aja, ga mau yang aku practice semalem." :yah kebapa sal, kan kamu udah jago yang kamu practice." "ga mau, aku malu" "yah udah sali tanya miss suzy, lagunya yang mana?" dia langsung lari ke miss-nya tapi dia susah menjelaskan le miss suzy lagu mana yang dia mau, akhirnya dia bilang "yah udah ibu aku pake lagu yang tadi malem aja."

akhirnya waktu masuk ruang audisi, semua peserta dan parents ternyata boleh masuk nonton di dalam. sali mulai agak stress hahaha.. ibunya juga. ternyata yang bakalan nonton dia banyak. yang jadi MC idolanya dia juga, jurinya yang pinya sekolah Miss Gigi, dan dua teachernya miss elly dan miss suzy. audisinya digabung G.O dan Lil G.O, jadi sali lihat performance kakak kakanya yang jago jago banget. saya lihat mukanya nganga selama nonton kakak kakak yang lain. lalu sesekali dia bilang, "ibu i'm scared, feel my heartbeat." tapi dia excited tiap dia liat move kakak kakaknya yang keren keren. ini bukan audisi yang sepi respon, tiap ada move yang mereka anggap keren, mereka hebih seruangan. biar juga namanya kompetisi, mereka support satu sama lain.


akhirnya tiba giliran sali, dia nomer urut 25, ada sekitar 35 perserta, dia hampir akhir. saya pikir dia bakalan mundur ga jadi. tapi begitu dipanggil namanya, dia langung maju. bersiap siap posisi nunduk. waktu sali di rumah sali bilang, "ibu tau ngga keapa aku nunduk? karena aku doa sama Allah, Ya allah bikn aku pinter." beberapa step sali nari, crowdnya heboh, dan sali bukan kayak saya yang dipanggil aja di kelas langsung ngumpet, dia malahan kayak ngambil energi itu buat dia tampil makin maksimal di panggung, kayak panggilan buat dia. she finished strong, the crowd was cheering.. saya bilang good job sali.

video


beberapa hari setelah itu saya lagi sarapan, muncul pengumuman di instagram ini. saya liat ga ngarep sih, soalnya dia peserta paling kecil. masih ada tahun depan. tapi saya putuskan buat liat aja. lalu.. itu dia nama sali.. lulus jadi Lil G.O. saya langsung merinding.. dan langsung whats up deni. that girl, is bigger than her body. congrats sali! you're a Lil G.O now!

Wednesday, April 05, 2017

...

hagia, sali, keeva.. aka rainbow dash, rarity, fluttershy #schoolbesties

biar juga masih seumur jagung, ternyata pertemanan sali sarat dengan intrik. mau di sekolah mau di tempat nari. saya juga ga nyangka sih kalo ternyata untuk 'get along' di suatu tempat, sedini ini ternyata sudah banyak bumbu dan strateginya. entah ya, pergaulan jakarta selatan segitu dini ya trainingnya :D

di sekolah dan di tempat les nari tentu ada superstar atau sali yang sali bilang 'bos'nya. sali, kurang lebih kayak ibunya suka ga nyaman di lingkungan yang ga welcome. walau selama ini, hal itu ga membiarkan dia untuk berhenti dari hal yang dia suka.. nari misalnya. biar juga seharian dia ga ditemenin, dia bisa lewati hari itu, selama dia bisa nari, tanpa baper. cuman dia sering bilang, nobody wants to play with me. saya ga bilang ada yang jahat, yah namanya juga anak anak, hari ini mau main besok engga.

di sekolah juga, kebetulan 'bos'nya adalah cucunya yang punya sekolah, yang setiap hari bawa mainan baru, dan beneran bossy. kebetulan anak ini emang attitudenya kurang baik, dan maunya jadi princess, yang lain dayang dayang. kadang bahkan menentukan, siapa yang akan jadi 'team' nya (kalo bahasa sali) mana yang bukan.

beberapa kali sali meminta membawa mainan atau membawa sesuatu untuk membuktikan keberadaannya. tentu saja sering saya larang. ini memang cara paling mudah dan paling anak anak banget buat bikin temannya tertarik bermain. tapi saya ga mau dia mulai mengukur diri dari barang yang akan disukai sama orang yang dia pingin suka sama dia. apalagi pakai manis manis ke orang yang sifatnya ga baik.

saya selalu bilang ke sali, kalau ada yang ga buat sali ngerasa ga enak di hati, ga usah diikutin. sali bebas kok mau berbuat apa, ga mesti manis manis buat orang suka sama kita. kita bikin orang suka karena kita punya kemampuan. misalnya sali jago narinya, atau sali pinter musik, atau sali bagus kalau menggambar. ga usah cari perhatian yang kita ga patut dapet.

anak bisanya meniru apa yang orang tua kerjakan, kalo kita mencontohkan kalau kita punya integritas, punya skill, kita ga perlu menjilat. udah banyak kok yang keliatan di tempat nari sali, di sekolah, kalau ibunya suka kasih ekstra hadiah buat gurunya, anaknya pasti juga mulai pintar mendekati teman yang dianggap punya pengaruh, yah caranya sih masih anak-anak.

semoga saya tetap bisa menjaga sali dari prilaku ini, karena kalau sudah jadi biasa, susah merubahnya.



Friday, March 03, 2017

menanam di ruang terbatas



udah berapa lama, saya ngincer banget taneman yang suka wara wiri di pinterest, namanya fiddle leaf tree, akhirnya saya tau kalau di sini namanya ketapang biola. panjang cerita.. sedikit berbaik hati sama satpam dan tukang kebun kantor, akhirnya saya bisa bawa pulang fiddle leaf tree ini ke rumah. saya emang ga gapai sih ngerawat taneman, seringnya taneman kalo di limo jadi mati, karena ga semept rawat pagi atau sore. tapi karena di kontrakan bisa punya waktu lebih banyak, saya masih sempat siram siram taneman abis anterin sali ke daycare.

kebetulan fiddle leaf ini agak baper, ga disiram dikit atau terlalu kena panas, dia kayak sedih, daunnya turun. tapi menarik sih, saya jadi ga sembarangan sama tenaman. karena tetangga pada seneng liat si fidlle leaf ini, saya jadi ditawarin tanaman rambat sama tetangga, lalu mama juga nyuruh bawa pulang tanaman kecil dari tante saya, lucu tanemannya kaya berbulu gitu dan warnanya gradasi. yah pokoknya singkat cerita kok saya tiba tiba jadi seneng taneman beneran (kalo dulu seneng kan ga berani beli soalnya takut ga bisa rawat). sebenernya tepat saya kecil banget, cuman di teras dan ga ada yang bertanah, ubin semua, jadi anggep aja kaya punya tanaman di apartemen. semua di pot.

karena beberapa kali saya cari di youtube cara ngerawat tanaman yang tepat, muncullah youtube ini di timeline saya.. mbak cantik ini merubah apartemen mininya jadi jungle, sama kayak saya, dia memulainya dari fiddle leaf tree. yah saya ga pengen same serame ini sih, tapi melihat teras saya lama lama bentuknya kayak gini deh kalo ga distop terima taneman. :P